Ibu II ( SELAMAT TAHUN BARU )

Posted on January 5th, 2009 in Religion by rinisst

Ibu, malam ini kumenyaksikan lagi

kesekian juta kali besarnya kasihmu padaku

Hanya beberapa detik kusandarkan punggung pada lusuh bangku mobilku dgn sejumput lelah

Berjam-jam tangan rentamu memijat pundakku

Mengelus kasih dada ringkihku dengan bawang merah dan telon

Berharap batuk yang tidak kunjung usai menghampiriku, pergi meninggalkanku

 

Ibu, aku malu padamu

Bahkan ketika tak jua kau mampu pejamkan mata lelahmu di tiap tiga perempat malam yang kau lewati sendiri

Aku tak acuh dengan selimut tebalku di rumahku dan tak pernah cukup perduli bahwa kau ingin, walau hanya semalam, ditemani

 

Ibu, di lebih setengah abad kau lewati hidupmu

Dan di 37 tahun kehidupanku sebagai anakmu

Baru malam ini kulihat binar indah matamu..

Padahal, hanya sekali luncuran kembang apai kau saksikan..

Ibu.. anak apa aku ini?

Sedang aku jelajahi ribuan mil di tiap keramaian, menyaksikan kembang api, hanya untuk kuhabiskan pergantian tahun yang kemudian kulewati lagi tahun baru itu dengan banyak kesia-sian karena mengabaikanmu

 

Ibu… aku mengasihimu

Sangat…

Aku rela, kini menukar kebahagianku, jika itu cukup mampu membuatmu tetap sehat dan senantiasa bahagia, walau ku tau, kebahagianmu adalah saat aku bahagia.

Aku rela, merasakan hanya satu putaran bahagia di Desember lalu, tidak perlu tujuh, tidak perlu sampai kuselesaikan Juli, jika itu demi cintamu padaku.. Walau kau tak pernah menuntutku begitu.

 

Ibu… ijinkan aku untuk senantiasa menyayangimu

Karena hanya cintamu yang menerimaku dengan segala keburukanku, kekuranganku dan sisi gelapku

 

Ibu… Selamat Tahun Baru

 

 

(Bandung, 31 Desember 08, 00.00)

Dendam

Posted on December 23rd, 2008 in Poems by rinisst

 

Aku ketik puisi pada bidang kosong

Dengan darah dan nanah pada cemarut wajah penari

Tahukah kau nada riang itu?

Merancak syair dialiri tangis

Adalah luka tak pernah mati.

 

Surabaya (29 Nov 2008)

Malaikatku

Posted on December 23rd, 2008 in Poems by rinisst

Aku memujamu pada syair Rumi dan Gibran

Pada bait narasi juga puisi

Aku memujamu laksana roh memuja raga

Memandangmu dalam peluk lelapku

Melantunkan jiwa tenang

Duhai… malaikat surga

 

Surabaya (7 Des 2008)

The 29th Sonata by Shakespeare from YU

Posted on December 3rd, 2008 in Poems by rinisst

The 29th Sonata by Shakespeare: For thy sweet love rememberer’d such wealth brings…(Karena cinta manismu mengingatkan kekayaan yang dibawanya)

Ketika Dewi Fortuna dan manusia memandang aib padaku,

            Seorang diri aku meratapi pengasinganku,

Mengguncang surga yang tuli dengan tangisan sia-siaku,

            Dan menatap diriku sendiri serta mengutuki nasibku,

Berharap seperti orang yang lebih berharta,

            Menonjol seperti dia, seperti dia yang banyak berteman,

Mendambakan kecakapannya, keleluasaannya,

            Dengan yang paling kunikmati pun ternyata tak memuaskanku:

Meski begitu, dalam pikiran yang nyaris kubenci ini,

            Tiba-tiba aku memikirkanmu, lalu keadaanku,

(Seperti burung yang bangkit saat fajar dari bumi yang gelap)

            Aku menyanyikan kidung suci di gerbang surga,

Karena cinta manismu mengingatkan kekayaan yang dibawanya

            Hingga aku tak mau bertukar nasibku dengan para raja.

 

————————

Asa

Posted on December 1st, 2008 in Poems by rinisst

…………….

 

Hening Malam ini…

Ku lihat bayangmu di sela luruh hujan yang mencabik atap rumahku

Jangan kau cariku di desah angin atau di riak rintik, katamu

Tapi, kau adalah sinar

menyeruak diantara genteng, pepohonan dan ruas jalan

Apakah salah menanti waktu, saat terangmu kembali?

Pada malam malam saat kita terjaga

 

Masih saja angin menyanyikan dendang kita..

 

 

Surabaya, 27 Nov 2008, 11:48:56

Cinta Dalam Sepotong Brownies

Posted on December 1st, 2008 in Poems by rinisst

…………………………………

 

 

Cuma sepotong brownies…

 

Tp cukup membuat dunia menjadi manis…

 

 

 

Surabaya, 22 Nov 2008, 12:34:26

 

 

…………………………

Pagi Di Sudut Dermaga

Posted on December 1st, 2008 in Poems by rinisst

……………

 

 

Pagi di sudut dermaga

 

Kala angin menyapa butiran kabut

 

Desahnya menuai tanya,

 

pada malam yang berlari pergi

 

Adakah perjalanan ini mimpi,

 

atau hanya arakan awan melintasi tempat berlabuhmu.

 

meneduhkan kita kala sesat sejenak?

 

Sedang jejak tlah tertoreh pada ruang dan waktu

 

Biasnya masih merona hingga kini,

 

Pada pagi, kala kabut memuai pergi..

 

 

 

 

Surabaya, 27 Nov 2008, 17:47:16

Do’a I

Posted on November 25th, 2008 in Poems by rinisst

……..

Ya Allah… Ya Rabb…

Jika masih KAU dengar suaraku

Aku mohon malam ini, KAU bisikkan kata dalam tidurnya

” Ada sebuah hati menantimu Hai Nahkoda ”

 

….. ( Sby, 25-Nov-2008, 3:25am)

SMS malam ini…

Posted on November 25th, 2008 in Poems by rinisst

……….

Tiiit… tiiit… tiiit… :

Sayang… bisa bantu aku?

Beri 1 saja kaum Adam yg setia & tulus (cukup 1), dan aku akan mengabdi padanya seumur hidupku…!

……. ( Sby, 25 Nov 2008. 3:02 am)

Jelaousy..

Posted on November 23rd, 2008 in Poems by rinisst

 

Terserah, kau sebut ini apa..

Yang aku tau, aku begitu sebal padanya…

Yang menyita perhatianmu begitu banyak

 

…………..

HARUSKAH KU MATI - ADA BAND

Posted on November 22nd, 2008 in Poems by rinisst
Bagaimana mestinya
Membuatmu jatuh hati kepadaku
Tlah kutuliskan sejuta puisi
Meyakinkanmu
Membalas cintaku

Haruskah ku mati karenamu
Terkubur dalam kesedihan…sepanjang waktuku
Haruskah kurelakan hidupku
Hanya demi cinta yang mungkin bisa membunuhku
Hentikan denyut nadi jantungku
Tanpa kau tahu betapa suci hatiku
Untuk…memilikimu

Adakah keikhlasan
Dalam palung jiwamu…mengetukmu
Ajarkanmu bahasa perasaan
Hingga hatimu tak lagi membeku

Tiadakah ruang di hatimu untukku
Yang mungkin bisa tuk kusinggahi
Hanya sekedar penyejuk
Di saat ku layu
Kusetia menantimu hingga akhir masa

Syair…

Posted on November 21st, 2008 in Poems by rinisst

…………..

 

 

ketakrelaanmu adalah kemutlakan, karena hukum interaksi hati telah demikian,…mudah2an kita sepakat bahwa untuk cinta partikel apapun akan saling mencari…. :)
 

( Sungguh… ini adalah syair yang sangat indah…, AKU SEPAKAT bahwa kekayaan fikir seseorang adalah kemampuannya meng’interprestasi sekeliling. Dan memanifestasikannya dalam laku. Kau sdh menunjukkannya dg sempurna. Thanks sdh mensupport. Senang mengenalmu…)

My Duties…

Posted on November 20th, 2008 in Poems by rinisst

……………

 

Aku jarang mengatakan ini, padamu

BAHWA…. Aku menyayangimu

Karena… kaupun sering mengatur jarakmu padaku

Aku tau, itu karena kau takut jika melukaiku

Kau begitu menjagaku, dengan caramu

Kau begitu perduli, pun dengan caramu

Betapa ingin, aku memelukmu sekedar kau tau aku bangga dan mengasihimu

Tapi, tak akan cukup keberanianku tunjukkan itu

 

Aku Mengasihimu…

Karena kau… adalah adikku

 

(Mba Rin kangen… Dhe)

Kepompong… (inspirated from Kepompong, sindentosca)

Posted on November 20th, 2008 in Poems by rinisst

Selamat Pagi…

Aku sering lupa katakan ini

         Selamat Siang…. Waktunya makan

         Sayang sekali, aku juga sering terlewat mengatakan

Selamat Malam… Selamat Tidur… Kutemani kau menghabiskan malammu,

Ingin sekali kuucapkan itu, sayangnya… mimpi-mimpi selalu mendahului temani tidurku

 

Dan kau, masih saja baik…

Menjadi hal terbaik yang pernah aku miliki

Berapa kumparan hari ya, kita telah lewati ?

GR

Posted on November 19th, 2008 in Poems by rinisst

 

Kau menggenapinya, 101 x

GR-ku………

 

 

…………………….

KAU

Posted on November 18th, 2008 in Poems, Religion by rinisst

KAU, hadir dalam lirih doa-doa malamku.

Bahwa ditiap ayat, KAU aliri nafasku, adalah kerendahan diri tak cukup tengadahkan kepala

KAU ESAKU… ciptakan mimpi saat ini

Galau ragu membias.

Aku ingin terjaga…

KAU… Ya RABB-ku

Malam Bintang Jatuh

Posted on November 17th, 2008 in Poems by rinisst

Malam ini adalah saat bintang jatuh dipangkuanku.

Dan kau katakan, kenapa tidak jika Allah berkehendak.

Adalah KUN FA YAKUN, terjadilah…

Bahwa Musa membelah laut, lalu brjalan ditengahnya.

Kenapa tidak untuk asa jadi nyata.

Dan ketika raguku ‘rasa’mu adalah sama, kau jawab cukuplah.. jangan ulang tanya yang sama..

5 atau 20 tahun sekalipun bukanlah bentang usia, ‘aku tak peduli’, katamu…

Akhirnya… kau ucap juga…

Kau tau, aku menunggunya

Good Bye… (judul sebenarnya Pearly/Mutiara)

Posted on November 16th, 2008 in Poems by rinisst

You knocked my door early morning

When I wake up from a dreaming

And It’s to be left behind, only

Good bye Pearly…

 

(aku paling gak suka puisi ini…, puisi paling jelek yg pernah aku buat di Desember 2003)

……….. (tak ada judul)

Posted on November 13th, 2008 in Poems by rinisst

Kau membuat langkahku ragu

Diatas kesaksian yang membias

Ada rindu dan rancu

Tak cukup meyakinkanku dengan lugas

Kau katakan rindu

Tapi langkahmu makin melibas 

Terkoyak luka, cemburuku… (perlukah itu?)

Biar waktu yang menggerus, memupus

Yang lain tentangmu…

Posted on November 8th, 2008 in Poems by rinisst

Seluruh kata ini adalah tentangmu

Tentang rindu yang selalu menggebu

Tentang cemburu yang membuat hati tak menentu

Juga marahku padamu…

(ingatkah kau, ketika ku teriak karena kau acuhkanku? Atau tangisku ketika kau tak juga beranjak dari pembaringanmu, sdg hari tlah berpacu dgn waktu?)

 

Apapun adanya dirimu…

Ku selalu mencintaimu…

Karena kau adalah belahan jiwaku… 

 

(Malaikat-malaikat kecilku)

Puisi Biru

Posted on October 29th, 2008 in Poems by rinisst

Bagaimana mungkin aku bisa mengacuhkanmu, melupakanmu?

Sedang kau ada dalam tiap tarikan nafasku, mengalir di aliran darahku.

Bahkan ketika gelegar halilintar bersahutan diluar sana, kau hadir dalam curah hujan yang deras yang membuat banjir kotaku.

Kau adalah irama gitar pada lagu Kepayang yang dimainkan Andra The Backbone, grup idolaku.

Kau juga renyah crunchy Bebek Peking The Duck King, kesukaanku.

Kau adalah Miracle Lancome & Bvlgari Yellow di titik nadiku… wangi favoritku.

Kau hadir di setiap mimpiku…

Lalu….

Apakah cukup dalam satu kejapan mata saja aku bisa melupakanmu. Sedang Romy Rafel sekalipun tak akan sanggup membuatku begitu. Jika kau mampu… ajari aku! Agar rindu ini, tak mebuatku makin mengharu biru.

Please… aku tak mampu melupakanmu

 

(untukmu, yang membuat hatiku seperti tertumpah tinta warna biru…)

HP

Posted on October 29th, 2008 in Uncategorized by rinisst

Pernah gak merasa jenuuuuuh banget ama dering phonsel? Rasanya sebal banget dengar suaranya. Bahkan hanya untuk sekedar getarnya… Apalagi kalau sebagian besar telp/SMS yg masuk adalah tentang sesuatu hal yang sgt tdk diharapkan.

Ketika hal itu terjadi, biasanya….

 

Lanjutan : Click rinisst.wordpress.com pd Blogroll

Ab, ASw 11

Posted on October 28th, 2008 in Poems by rinisst

Seperti angin yang merindukan pijakan,

Itulah sesungguhnya aku padamu…

Seperti ombak yang berusaha memeluk batu karang

Itulah aku denganmu….

 

 

(Maly, 11:33:28, 22-10-2008)

Ab, ASw 10 (Maaf…)

Posted on October 28th, 2008 in Poems by rinisst

…..

 

Dimana catatan perjalananmu disimpan?

Aku tersesat mencarinya…

 

(Crb, 16:28:42, 14-10-2008)

Ab, ASw9

Posted on October 28th, 2008 in Poems by rinisst

Tlah kupinta malam agar terlelap bersamamu

Maka….

Terpejamlah diindah matamu, sambil tersenyum manis dibibirmu

Lalu, biarkan aku memelukmu di sejuta khayalku

 

(Crb, 21:46, 11-10-2008)

Curiga…

Posted on October 26th, 2008 in Poems by rinisst

Ada tanya dalam benak

Sejenak rindu untuk siapa?

Sedang diri, sendiri dalam sepi

Kemana hati kau singgahi?

Apakah?

Posted on October 25th, 2008 in Poems by rinisst

Jika Tuhan beriku segenggam padi, agar kuberikan pada sekelilingku sebagai benih.. Apakah aku salah jika kemudian aku sesekali melongok ladang untuk melihat semaiannya?

 

Aku tau batasanku, koq… Hanya melongok!

 

 

 

 

 

Bocor…!!

Posted on October 24th, 2008 in Uncategorized by rinisst

2 hari ini, ditiap sore hujan mengguyur deras di kota-ku Surabaya. Tidak itu saja, semalampun hujan deras terjadi. Walau aku tak menunggu, tapi aku yakin sekali jika hujan semalam berlangsung cukup lama. Setidaknya, aku tau dari bekas hujan jam 7 tadi pagi, ketika aku mengantar anak2 sekolah.

Hujan deras selalu identik dengan banjir dimana2. Tapi aku gak mengira, jika banjir ini mendahului terjadi di rumahku. Kamar tidurku… :( Ya… ketika semalam hujan deras, rupanya sudut kamarku ada yang bocor, tanpa aku tau. Walhasil….

 

( Kelanjutannya bisa dibaca di rinisst.wordpress.com)

Ab, ASw8

Posted on October 24th, 2008 in Poems by rinisst

Waktu kita semakin kuncup…

Menggenggam dunia dengan tanggal dan waktu…

Lalu, bilakah kita tersenyum menunggang awan beralas bening embun?

Entahlah.. yang kutau, hanya ini yang dapat kulakukan untukmu kini..

 

SELAMAT PAGI KEKASIH HATI

 

(Crb 04:15:13, 06.10.2008)

Ab, ASw7

Posted on October 23rd, 2008 in Poems by rinisst

Kau adalah pohon rindang itu, yang aku singgahi kini

Diantara perjalanan membelah dunia,

 

Lalu,

Kubuat rumah pohon…

Dindingnya kasih sayang,

Atapnya kehangatan…

Agar aku selalu bisa kembali

Dari sekian ribu perjalanan…

Untuk sebuah keyakinan

dariku…

 

Selamat tidur irama hidupku..

 

(Crb 01:10:34, 02.10.28)

Next Page »